Ciri-ciri:
- Dapat dinyatakan dalam kalimat pernyataan (declarative statement), bukan kalimat tanya. Statement ini juga sebagai pandangan peneliti berdasar hasil kajian teori yang digunakan.
- Peneliti harus konsisten (tidak berubah-ubah) mengenai isi didalamnya. Maka dari itu, peneliti perlu melakukan kajian yang mendalam tentang teori yang digunakan dalam menyusun hipotesisnya.
- Dalam sebuah penelitian eksperimen hipotesis ini berisi pernyataan mengenai efektivitas, perbedaan atau pengaruh dari suatu variabel ke variabel yang lain dan dalam hipotesis sedikitnya ada dua variabel yang diteliti.
- Hipotesis ini juga harus dapat diuji (testable), karena selain menjelaskan tentang cara pengukuran masing-masing variabel yang akan diteliti, dalam bagian metodologi penelitian juga harus menjelaskan teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian.
Jenis:
Terdapat dua jenis, yaitu tanpa arah (dua arah) dan searah.
1. Tanpa Arah (Dua Arah)
Di mana tanpa arah, jenis ini tidak ikut menjelaskan arah hubungan antara variabel yang diteliti secara metodologis. Misalnya, ada hubungan yang signifikan antara Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa.
Halaman
Tinggalkan Balasan