Jakarta, 12 Juli 2025 — Gelombang optimisme terpancar dari kalangan pemuda Tolaki usai penetapan Dr. Irwanuddin Tajuddin, SH, MH sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Tolaki Samaturu (KKTS) periode 2025–2030. Momen tersebut berlangsung dalam Musyawarah Besar ke-2 (Mubes KKTS) di Gedung Kosek IKN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Bagi generasi muda Tolaki yang hadir dalam forum itu, terpilihnya Irwanuddin bukan hanya soal regenerasi kepemimpinan, tetapi juga simbol keterbukaan organisasi terhadap peran pemuda, ide-ide segar, dan kolaborasi lintas profesi.
“Kami melihat sosok Pak Irwan bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai tokoh inspiratif yang memahami tantangan generasi muda di rantau,” ujar ungkap Haidan, peserta MUBES KKTS.
Pemuda Butuh Teladan, Bukan Sekadar Pemimpin
Irwanuddin Tajuddin, lahir di Konawe, 21 Mei 1976, adalah putra dari Tadjuddin Donge, Tokoh masyarakat Konawe. Meski berkarier dalam jalur birokrasi hukum yang ketat, ia tetap menunjukkan kepedulian terhadap akar budaya dan pembinaan generasi penerus.
Dengan pengalaman sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan sederet jabatan strategis di berbagai daerah, Irwan membawa integritas, pengalaman, dan rekam jejak kepemimpinan yang solid. Hal ini membuat pemuda Tolaki melihatnya sebagai figur yang tepat untuk membangun konektivitas antargenerasi.
“Pak Irwan membuktikan bahwa kita bisa sukses di mana saja tanpa meninggalkan identitas Tolaki. Itu penting bagi kami yang sedang berjuang di luar kampung halaman,” ungkap Haidan.
Amanah Budaya, Energi Muda Berbudaya
Dalam pidatonya, Irwanuddin menyampaikan bahwa KKTS ke depan harus menjadi rumah besar yang merangkul semua lapisan—termasuk pemuda dan perempuan.
“Ini bukan hanya soal pelestarian budaya, tapi juga soal membentuk karakter, memajukan SDM, dan membuka ruang diskusi lintas generasi,” ujarnya di hadapan peserta Mubes.
Kalangan muda KKTS kini berharap organisasi ini dapat membuka lebih banyak program pengembangan kapasitas, ruang kreatif, serta koneksi antarperantau Tolaki di seluruh Indonesia.
Harapan ke Depan: KKTS Sebagai Wadah Tumbuh dan Berjejaring
Dengan latar belakang pendidikan tinggi dari Universitas Hasanuddin (S1 hingga S3 Hukum), serta pelatihan internasional di Bangkok dan Hongkong, Irwan tidak hanya memiliki wawasan nasional, tapi juga global. Pemuda Tolaki berharap kepemimpinannya bisa menghadirkan KKTS yang lebih adaptif, responsif, dan terhubung dengan dunia profesional dan digital.
KKTS diharapkan tidak lagi hanya jadi tempat kumpul saat Lebaran atau acara adat, tapi berkembang menjadi lembaga sosial dan intelektual yang mengayomi, memberdayakan, dan menyiapkan generasi pemimpin Tolaki berikutnya.
Tinggalkan Balasan