hainews.co.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuka beragam program beasiswa bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026. Skema beasiswa ini ditujukan untuk menjaring calon mahasiswa berprestasi, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, kader dan keluarga besar Muhammadiyah, hingga aktivis organisasi dan mubaligh.

Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, menegaskan bahwa kebijakan beasiswa tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian UMM terhadap persoalan pendidikan di Indonesia, khususnya terkait akses dan pembiayaan pendidikan tinggi. Menurutnya, masih banyak generasi muda berpotensi yang terhambat melanjutkan studi akibat keterbatasan ekonomi.

“UMM berkomitmen untuk tidak membiarkan keterbatasan ekonomi menjadi penghalang bagi generasi muda yang ingin menempuh pendidikan tinggi. Melalui berbagai skema beasiswa, kami ingin membuka peluang seluas-luasnya bagi calon mahasiswa untuk berkembang dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Ahmad Juanda, dikutip dari laman resmi UMM.

Delapan Beasiswa UMM Tahun 2026

UMM menyediakan sedikitnya delapan jenis beasiswa yang dapat diakses calon mahasiswa baru pada tahun 2026, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Beasiswa Jalur Prestasi
    Diperuntukkan bagi calon mahasiswa dengan prestasi akademik maupun nonakademik. Beasiswa ini berupa potongan Biaya Sumbangan Studi (BSS) sebesar 75 persen atau 50 persen pada semester pertama.

  2. Beasiswa Indonesia Emas
    Memberikan potongan BSS sebesar 50 persen pada semester pertama untuk program studi tertentu.

  3. Beasiswa Saudara Kandung dan Anak Kandung Alumni
    Ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki saudara kandung aktif kuliah di UMM serta anak kandung alumni UMM sebagai bentuk apresiasi terhadap keluarga besar kampus.

  4. Beasiswa Alumni Sekolah Muhammadiyah
    Diberikan kepada lulusan SMA/SMK/MA Muhammadiyah berupa potongan 100 persen BSS pada semester pertama untuk seluruh program studi.

  5. Beasiswa Yatim dan Yatim Piatu
    UMM juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan melalui beasiswa bagi mahasiswa yatim dan yatim piatu.

    Selain itu, UMM mendukung kaderisasi persyarikatan melalui Program Pendidikan Ulama Tarjih (PPUT) yang membebaskan biaya studi sekaligus menyediakan fasilitas pemondokan.

  6. Beasiswa KATAMM
    Beasiswa ini diperuntukkan bagi mubaligh dan mubalighat Muhammadiyah serta ‘Aisyiyah.

  7. Beasiswa Golden Ticket
    Diberikan kepada aktivis organisasi kesiswaan yang memiliki rekam jejak kepemimpinan dan kontribusi sosial.

  8. Beasiswa Pengurus Persyarikatan Muhammadiyah
    Diperuntukkan bagi kader serta anak pengurus Persyarikatan Muhammadiyah.

Ahmad Juanda menambahkan, pengelolaan program beasiswa di UMM juga melibatkan berbagai mitra strategis guna memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang.

“Kolaborasi dengan mitra menjadi bagian dari ikhtiar kami agar skema beasiswa semakin kuat dan berdampak luas. Ini adalah wujud dakwah Muhammadiyah melalui pendidikan,” pungkasnya.