“Ditengah ancaman krisis pangan dan menghadapi perubahan iklim, kita harus tetap menjaga produktivitas dan produksi pertanian tetap meningkat. Ujar Dedi

Dedi berharap petani mampu mengimplementasikan teknologi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim.

“Satu hal yang pasti, untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang bagus, seorang petani tentu harus beradaptasi dengan memahami informasi tentang iklim dan cuaca. Sebab dengan memahaminya mereka dapat memutuskan kapan harus memulai tanam”. tambah Dedi.

Menyadari Pentingnya pengetahuan tentang hal tersebut Mahasiswa Polbangtan Gowa melaksanakan praktik kunjungan lapang ke kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun klimatologi Sulawesi Selatan yang berada di Kabupaten Maros (20/02/2023).

Didampingi Ketua Jurusan Pertanian dan seluruh Dosen pengampu serta PLP, sejumlah 212 mahasiswa DIV dan DIII pertanian dibekali pengetahuan seperti pengenalan alat ukur cuaca dan iklim, tata cara pengamatan unsur cuaca, mengenal perbedaan cuaca dan iklim serta proses pembentukan awan hujan.