Menurut Detia menulis memang tantangannya luar biasa, karena profesi dosen bukan hanya menulis, sehingga perlu kemampuan manajemen waktu untuk menulis.

“Saya yakin banyak ide, banyak inspirasi, banyak ilmu yang bisa dibuat menjadi buku. Tetapi waktu adalah tantangannya” ujar Detia.

Namun menurut Detia menulis buku memiliki manfaat lain yaitu mengurangi resiko pikun. “Menulis dan membaca buku itu bisa mengurangi resiko pikun dan stress” katanya.

Selain manfaat personal di atas, peningkatan kualitas Dosen yang produktif melahirkan banyak tulisan maupun buku, berguna bagi institusi Polbangtan khususnya untuk penilaian dan akreditasi.

Apalagi setelah terbitnya Peraturan Pemerintah Perguruan Tinggi Kementerian Lembaga (PP-PTKL) Nomor 57 Tahun 2022, menuntut Polbangtan bisa memperkuat posisi dan eksistensinya sebagai pendidikan tinggi vokasi di luar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kegiatan Bimbingan Penulisan Buku yang diikuti oleh 43 Dosen maupun Calon Dosen yang diselenggarakan Polbangtan Gowa merupakan langkah positif untuk meningkatkan produktivitas tenaga pendidiknya dalam menulis. Apalagi bimtek tersebut menghadirkan tiga coach nasional yang telah tersertifikasi.