Achmad Marzuki mengajak penyuluh untuk mendampingi petani dan nelayan agar lebih baik dan maju.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi pada saat menghadiri PEDA Aceh dalam arahannya menyampaikan bahwa

PENAS Petani Nelayan XVI merupakan momen yang sangat tepat untuk bersilaturahmi dan berkomunikasi langsung dengan Presiden dan pastinya petani nelayan sangat berharap akan mendapatkan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo.

Selain mendapatkan arahan presiden diharapkan juga dapat melakukan unjuk gigi terkait hasil karya dan karsa para petani. Ini merupakan momen dan kesempatan untuk berkomunikasi dengan Gubernur, Bupati/Walikota, karena keberhasilan pembangunan pertanian didaerah ada di pundak mereka, ujar Kabadan Dedi.

Dedi menambahkan, Gelar Teknologi (Geltek) pada PENAS kali ini harus berbeda dari PENAS sebelumnya, karena Geltek ini ibaratnya display Penas, maka harus ada sesuatu yang dibanggakan. Susun skenario mindset teknologi yang dapat dilihat, dipegang dan dirasakan oleh Presiden. Diharapkan melalui PENAS Petani-Nelayan XVI Program Genta Organik juga sudah dapat diterapkan secara masive di seluruh Indonesia. Menjaga kelangsungan sumber daya alam tak kalah pentingnya dengan peningkatkan produktivitas sektor pertanian. Keduanya saling berkaitan dan menjadi kunci dalam keberhasilan pembangunan pertanian di Indonesia.