Pendonor darah juga diuji untuk memastikan tidak ada risiko penyakit menular dalam darah mereka, sehingga donor darah menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengidentifikasi penyakit potensial yang mungkin tidak diketahui sebelumnya.
Donor darah juga dikenal dapat membantu dalam mengatur jumlah zat besi dalam tubuh.
Banyak pendonor darah yang melaporkan bahwa mereka merasa lebih baik setelah melakukannya secara rutin.
Hal ini karena dengan rutin mendonor, tubuh akan memperbarui sel darah merah yang baru dan seiring waktu akan membantu dalam menjaga kadar zat besi di dalam tubuh.
Kelebihan zat besi dalam tubuh dapat berdampak buruk pada kesehatan, sementara rutin mendonor darah membantu mempertahankan keseimbangan yang sehat.
Selain manfaat fisik, rutin berdonor juga dapat memberikan manfaat psikologis.
Banyak pendonor merasa senang dan berbahagia karena mereka tahu bahwa tindakan sukarela mereka dapat membantu orang lain dan memberikan dampak positif yang besar dalam kehidupan seseorang.
Tinggalkan Balasan