Sementara Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluhtan) Bustanul Arifin Caya terus mendorong agar BPP dapat mengimplementasikan lima fungsi dan peran BPP sehingga dapat mendukung kegiatan-kegiatan BPP dalam mengawal program pembangunan pertanian dan melayani kebutuhan informasi teknologi pertanian dapat maksimal.
Bustanul berpesan bahwa fasilitas yang telah dibuat agar dimaksimalkan dengan baik. Terutama Scren house, bukan hanya sebagai show windows saja tetapi sebagai tempat beragribisnis dan latihan bagi penyuluh dan petani.
Bustanul meminta para peserta Bimtek untuk tidak melihat CSA hanya sekadar teknologi saja. Tetapi spiritnya. Roh program ini juga. Bagaimana meningkatkan produktivitas ke dalam aspek pertanian. Pertanian berkelanjutan menjadi aspek penting CSA atau roh program ini,” kata Bustanul.
Bustanul menerangkan bahwa para penyuluh adalah garda terdepan program CSA. Itu karena mereka memiliki fungsi menjaga lingkungan, pembelajaran atau pemberdayaan.
“Penyuluh sejatinya telah memahami lebih jauh terkait garis besar program CSA, bahkan sebelum ada program ini. Karena memang itu sudah menjadi keseharian mereka dan penyuluh sebagai konsultan agribisnis seharusnya dapat menyampaikan proses bisnis tapi kalau kita sendiri tidak melakukannya bagaimana bisa jadi contoh bagi petani kita, imbuhnya. (IS/NF
3 Komentar