Sementara itu, angkatan bersenjata Indonesia memiliki pandangan yang bertentangan dengan ideologi komunis.
Setelah serangan itu terjadi, Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang memberikan kekuasaan ekstra kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan terhadap para pelaku serangan dan PKI.
Soeharto kemudian memulai operasi pembersihan yang lebih dikenal dengan nama Operasi Tumpas. Operasi ini bertujuan untuk membubarkan PKI dan membasmi pengaruh komunis di Indonesia.
Operasi Tumpas dilakukan secara massif dengan penangkapan terhadap anggota PKI, simpatisan, maupun orang-orang yang dianggap terlibat dalam gerakan komunis.
Ribuan orang dikurung, diinterogasi, dan diadili, dengan sebagian besar dijatuhi hukuman mati atau hukuman berat lainnya.
Selain itu, banyak juga terjadi tindakan kekerasan yang dilakukan oleh masyarakat yang marah terhadap PKI dan simpatisannya.
Dampak dari peristiwa 30-S-PKI sangat besar dan terasa dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia.
1 Komentar