Meskipun semangka diyakini dapat meningkatkan tekanan darah karena kandungan likopen dan arginin di dalamnya, efek ini mungkin tidak signifikan dan tidak berlangsung lama.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula dalam semangka.
Semangka umumnya memiliki kandungan gula yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.
Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, yang dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah pada penderita hipotensi.
Oleh karena itu, penderita darah rendah perlu mengatur konsumsi semangka dengan bijak dan membatasi porsi yang mereka makan.
Selain itu, semangka juga memiliki efek diuretik ringan. Ini berarti bahwa mengonsumsi semangka dalam jumlah besar dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.
Bagi penderita hipotensi, hal ini dapat menyebabkan lebih banyak cairan yang hilang dari tubuh dan memperburuk gejala darah rendah.
Penting bagi penderita hipotensi untuk mempertimbangkan asupan cairan mereka secara keseluruhan dan memastikan bahwa mereka tetap terhidrasi dengan baik.
Tinggalkan Balasan