Sehingga, dapat dikatakan IMEI HP ini merupakan suatu identitas resmi yang dimiliki oleh ponsel kamu.
Bahkan, nomor IMEI ini juga digunakan oleh jaringan GSM untuk dapat mengidentifikasi perangkat ponsel yang mencoba untuk tersambung dengan jaringan tersebut.
Maka dari itu, IMEI ini tidak hanya bisa digunakan untuk mengidentifikasi perangkat seluler, tapi juga untuk memblokir ponsel yang hilang dan dicuri supaya tidak bisa tersambung ke jaringan GSM manapun.
Di Indonesia sendiri nomor IMEI HP ini bahkan digunakan untuk mencegah masyarakat menggunakan ponsel BM atau black market yang biasanya diimpor secara ilegal.
Sehingga, per tahun lalu semua ponsel black market yang nomor IMEInya tidak terdaftar secar resmi, maka tidak akan mendapatkan sinyal dari semua layanan penyedia seluler di Indonesia.
Berikut ini adalah struktur nomor IMEI HP yang ada saat ini, yaitu:
- AA, yaitu dua digit awal pengidentifikasi badan pelaporan (reporting body) yang menunjukan pabrik yang disetujui oleh GSMA untuk mengalokasikan TAC atau kode alokasi tipe perangkat seluler.
- BBBBBB, yaitu sisa dari TAC.
- CCCCCC, yaitu urutan serial model perangkat.
- D, yaitu sebuah kode verifikasi yang digunakan untuk memeriksa ulang seluruh digit yang datang sebelumnya.
1 Komentar