Dalam hal ini, red flag diartikan sebagai perilaku atau sifat seseorang yang berpotensi menyebabkan masalah dalam hubungan di masa depan.

Seorang psikiater dan penulis bernama Abigail Brenner, M.D. menjelaskan bahwa red flag dalam hubungan adalah indikator intuitif bahwa ada hal yang perlu dipertanyakan.

Biasanya, red flag adalah pertanda bahwa pasangan atau orang yang diminati memiliki sifat atau perilaku yang berpotensi menyebabkan masalah di masa depan.

Brenner juga menyebutkan sepuluh perilaku yang secara spesifik dapat dianggap sebagai red flag dalam hubungan asmara.

Beberapa contohnya adalah kurangnya komunikasi, sikap tidak bertanggung jawab, ketidakpercayaan yang tinggi terhadap orang lain, keinginan untuk mengendalikan pasangan, rasa tidak aman yang berlebihan dalam hubungan, masa lalu yang kelam atau misterius, hubungan sebelumnya yang tidak pernah berakhir dengan baik, serta perilaku abusive (kekerasan fisik atau psikis) yang sering terjadi.

Dalam era digital ini, penggunaan frasa red flag semakin meluas, terutama di media sosial. Banyak pengguna yang menggunakan red flag sebagai cara untuk mengungkapkan kekhawatiran atau peringatan akan adanya masalah atau karakteristik negatif dalam suatu hubungan.