hainews.co.id – Sejumlah kebiasaan sehari-hari perlu mulai diubah sejak sekarang untuk mencegah risiko gagal ginjal di usia muda. Penyakit ginjal yang dahulu identik dengan kelompok lanjut usia, kini justru semakin sering ditemukan pada kalangan usia 20-an, termasuk generasi Z.
Tren ini menjadi perhatian karena banyak kasus penyakit ginjal kronis baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Pada tahap awal, gangguan ginjal kerap tidak menimbulkan gejala berarti sehingga sering tidak disadari penderitanya.
Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi, Tunggul D. Situmorang, menjelaskan bahwa peningkatan kasus di usia muda sangat berkaitan dengan pola hidup modern yang kurang sehat.
“Pola hidup sangat berpengaruh. Misalnya, konsumsi junk food berlebihan dan segala macamnya bisa memicu kondisi ini lebih sering terjadi pada usia yang lebih muda,” ujar dr. Tunggul, melansir media.
Mulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan instan, minuman tinggi gula sebagai bentuk self-reward, hingga pola tidur yang tidak teratur, semuanya memberi beban tambahan pada ginjal. Karena itu, pencegahan sejak dini menjadi kunci agar organ vital ini tetap sehat hingga usia lanjut.
Kebiasaan yang Perlu Dihindari
Berikut sejumlah kebiasaan yang perlu dihindari agar terhindar dari gagal ginjal di usia muda:
1. Terlalu sering konsumsi makanan olahan
Makanan instan seperti nugget, sosis, mi instan, dan aneka makanan kemasan memang praktis, terutama bagi anak kos atau pekerja dengan mobilitas tinggi. Namun, riset pada 2022 menunjukkan konsumsi processed food berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal hingga 24 persen.
Kandungan pengawet, zat aditif, serta natrium tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring zat sisa dari tubuh.
2. Pola tidur berantakan dan hobi begadang
Begadang, baik untuk hiburan maupun pekerjaan, kerap dianggap sepele. Padahal, fungsi ginjal dipengaruhi oleh ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat membuat kerja ginjal tidak optimal dan berisiko merusak fungsinya secara perlahan.
3. Terlalu sering minum minuman manis
Minuman kekinian seperti kopi susu dan boba yang tinggi gula sering dijadikan self-reward. Konsumsi gula berlebihan dapat memicu obesitas, diabetes, dan hipertensi—tiga faktor utama penyebab gagal ginjal kronis.
4. Kurang minum air putih
Kesibukan membuat sebagian orang lupa memenuhi kebutuhan cairan harian. Padahal, ginjal membutuhkan cukup cairan untuk membantu membuang racun dan zat sisa metabolisme. Kurang minum air putih dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan ditandai dengan urine berwarna lebih pekat.
5. Asupan garam berlebihan
Konsumsi natrium tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Dalam jangka panjang, hipertensi dapat merusak pembuluh darah di ginjal dan menurunkan fungsinya. Mengurangi penggunaan garam dan menggantinya dengan rempah alami bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan ginjal.
Penyakit ginjal kronis tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan akibat kebiasaan buruk yang berlangsung selama bertahun-tahun. Menjaga pola makan seimbang, cukup minum air putih, tidur teratur, serta membatasi asupan gula dan garam menjadi langkah sederhana namun penting untuk melindungi kesehatan ginjal sejak usia muda.


Tinggalkan Balasan