Kegigihannya membuahkan hasil. Kemampuan defensif solid dan visi bermain cerdas Jay memikat PSSI, membuka pintu Timnas Indonesia.

Pada September 2023, Jay bertemu Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Perbincangan penuh harap itu menjadi katalisator terwujudnya impian Jay.

Proses naturalisasi berjalan cepat, berujung pada pengambilan sumpah WNI yang khidmat. Kini, Jay resmi menjadi milik Indonesia, siap berjibaku untuk kejayaan timnas tercinta.

Kehadiran Jay disambut hangat oleh pecinta sepakbola tanah air. Kemampuannya melengkapi kekurangan lini belakang Garuda, diharapkan menjadi tembok kokoh pertahanan Indonesia.

Di sisi lain, Jay membawa harapan pemersatu bangsa, bukti bahwa Indonesia bisa merangkul putra terbaiknya di mana pun mereka berada.

Bagi Jay, menjadi WNI bukan sekadar status, tapi wujud cinta dan pengabdian.

Ia teringat kata-kata kakeknya, “Indonesia tanah airmu, Jay. Banggalah dan berjuanglah untuknya.

” Kini, dengan Garuda di dada, Jay siap mengibarkan sang merah putih di panggung sepakbola dunia, bukti nyata bahwa impian tak mengenal batas, dan tanah air selalu memanggil jiwa-jiwa pemberani yang terikat oleh cinta dan persatuan.