Bustanul berpesan kepada BPP Teritip agar penyuluh harus mampu mentransfer teknologi dan mengembangkan kelembagaan petani sampai dengan KEP yang siap ditingkatkan menjadi korporasi.
“Kami dari Pusluhtan melakukan intervensi yang berkenaan dengan transfer teknologi, salah satu toolsnya adalah Sekolah Lapang (SL), dimana dalam pelaksanaannya harus sesuai SOP dalam juknis”, ungkapnya.
Bustanul juga menyampaikan bahwa BPP Teritip juga harus bisa memanfaatkan comparative advantage nya, dimana lokasi BPP berada diwilayah perkotaan dan juga dekat dengan lokasi pembangunan IKN.
Sementara Kabidluh Dinas Pertanian Kota Balikpapan, Darmatarsiyah menyampaikan bahwa telah melakukan kolaborasi dengan Bank Indonesia melalui Gerakan Wanita Mandiri (GWM) dengan memanfaatkan lahan pekarangan dimana kegiatannya adalah penyediaan bibit cabe dan pengadaan hidroponik.
Dalam kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Kasie Penyuluhan UPTD BPPSDMP, Kabidluh Dinas Pertanian Kota Balikpapan. (DH/NF)
1 Komentar