“Peran itu nantinya digerakkan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat pelaksanaan Kostratani dengan mengefektifkan penyuluhan dan meningkatkan keahlian para penyuluh pertanian”, ujar Mentan SYL.

Selain itu, Mentan SYL menilai Kostratani didesain agar bisa mengidentifikasi potensi komoditas unggulan lokal yang bisa mengungkit pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dengan peningkatan SDM dan teknologi, Mentan SYL optimistis pertanian Indonesia akan bertansformasi menjadi pertanian unggul.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi saat menghadiri kegiatan Infitatiom To Attend Terminal Workshop of TCP/INS/3805 E-griculture Project, Senin (27/02/2023) di Yogyakarta menjelaskan jika Kostratani sangat berperan dalam pengumpulan data pertanian.

Data akan dikumpulkan oleh penyuluh pertanian dan diverifikasi oleh koordinator penyuluhan kecamatan dan diinput melalui aplikasi Simluhtan, e RDKK, e Proposal dan laporan utama oleh admin atau petugas penginput data”, ujar Kabadan Dedi.