Tidak ada satu faktor tunggal yang dapat disebut sebagai penyebab utama ADHD. Kondisi ini dipahami sebagai suatu proses perkembangan otak yang kompleks.
Beberapa faktor umum yang berkontribusi terhadap ADHD meliputi faktor genetik, prenatal dan perinatal, proses kimia di otak, stres psikososial dalam keluarga dan lingkungan, serta struktur dan fungsi otak yang abnormal.
Gejala ADHD
Gejala ADHD dapat dikategorikan menjadi dua jenis masalah perilaku, yaitu kesulitan dalam memusatkan perhatian dan konsentrasi (inattentiveness) serta hiperaktif dan impulsif.
Banyak individu dengan ADHD mengalami masalah dalam kedua kategori ini, meskipun tidak selalu demikian.
Sebagai contoh, sekitar 2 hingga 3 dari 10 orang dengan ADHD mengalami kesulitan konsentrasi dan fokus, tetapi tidak memiliki gejala hiperaktif atau impulsif.
Selain itu, ADHD lebih umum terjadi pada anak laki-laki dibandingkan perempuan.
Beberapa gejala ADHD lainnya termasuk kesulitan memperhatikan detail atau sering membuat kesalahan ceroboh, masalah dalam mempertahankan fokus pada tugas atau kegiatan, kesulitan mendengarkan dengan baik, serta kesulitan dalam mengikuti instruksi dan menyelesaikan tugas.
2 Komentar