Boneka ini memiliki tinggi sekitar 2,5 meter dan lebar 80 sentimeter, dengan berat 20-25 kg. Kepala boneka ini menyerupai topeng yang diberi ijuk sebagai rambut atau dihiasi kembang kelapa, hiasan kepala khas Melayu. Pakaian ondel-ondel laki-laki biasanya berwarna gelap, sementara yang perempuan memakai warna cerah dengan motif polos atau kembang-kembang, dan keduanya memakai selendang.

Pertunjukan Boneka raksasa diiringi berbagai kesenian lainnya seperti musik tanjidor, gambang kromong, rebana, dan gendang pencak. Kombinasi ini menambah semarak pertunjukan Boneka raksasa.

Makna Ondel-Ondel

Budaya ondel-ondel mengandung simbol dan makna yang mendalam. Topeng ondel-ondel lelaki berwarna merah melambangkan keberanian dan keperkasaan, sementara topeng perempuan melambangkan kesucian. Kembang kelapa di atas kepala Boneka raksasa melambangkan kekuatan, dengan pohon kelapa sebagai simbol bahwa semua bagian tubuhnya bermanfaat.

Sepasang Boneka raksasa juga memiliki nama, yaitu Kobar untuk laki-laki dan Borah untuk perempuan. Kobar menyimbolkan manusia harus bekerja keras di dunia, sedangkan Borah adalah simbol akhirat, menandakan bahwa manusia harus selalu berbuat baik dan mengingat Tuhan.