Hal ini membuat sifilis menjadi penyakit yang sangat mudah menyebar melalui hubungan seksual.

Sifilis yang tidak segera diobati dengan cepat maupun tepat ini akan mengakibatkan n kerusakan pada otak, jantung serta organ lainnya.

Bukan hanya itu saja, ternyata sifilis pada ibu hamil ini juga berbahaya karena dapat menyebabkan kondisi janin tidak normal, bahkan kematian pada bayi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk memperhatikan kondisi kesehatannya dan melakukan pemeriksaan secara teratur untuk memastikan bahwa dirinya bebas dari penyakit ini.

Gejala sifilis pada anak-anak dan bayi bisa berbeda dengan gejala pada orang dewasa. Beberapa gejala yang dapat muncul pada anak-anak adalah demam, kelenjar getah bening yang membengkak, radang tenggorokan, sakit kepala, menurunnya berat badan, nyeri otot, dan rasa lelah.

Kondisi ini dapat berakhir fatal jika tidak segera ditangani dengan tepat. Penanganan sifilis dapat dilakukan dengan antibiotik yang diberikan oleh dokter.

Pengobatan ini dapat membantu menghentikan perkembangan infeksi dan mencegah komplikasi serius yang dapat terjadi.