hainews.co.id – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney Group, kembali berpartisipasi dalam ajang Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2026. Pameran perjalanan tersebut berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC).
Keikutsertaan InJourney Group menjadi bagian dari upaya memperkuat integrasi ekosistem pariwisata nasional, mulai dari layanan kebandarudaraan, akomodasi, hingga pengembangan destinasi. Melalui sinergi antaranggota grup, masyarakat ditawarkan kemudahan untuk merencanakan perjalanan dalam satu ekosistem layanan.
Selama GATF 2026, InJourney Group menghadirkan berbagai paket perjalanan, layanan bandara, hingga promo akomodasi yang mencakup 49 destinasi di Indonesia.
Pengunjung dapat mengakses berbagai penawaran melalui tiga kanal penjualan, yakni booth travel agent, booth PT Aero Globe Indonesia (AGI), serta booth InJourney.
Salah satu penawaran yang dihadirkan berasal dari InJourney Hospitality. Pengunjung GATF 2026 dapat memperoleh tarif hotel mulai Rp400.000 nett per malam di 49 hotel yang tersebar di sejumlah destinasi, antara lain Bali, Yogyakarta, Labuan Bajo, dan Bandung.
Selain harga khusus tersebut, tersedia tambahan diskon 5 persen untuk paket menginap selama tiga hari dua malam maupun empat hari tiga malam.
Penawaran tersebut dihadirkan untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan domestik dengan paket yang lebih praktis dan kompetitif.
Tidak hanya akomodasi, InJourney Group juga menawarkan sejumlah paket wisata yang mengarah ke destinasi unggulan Indonesia.
Pengunjung dapat memilih paket wisata untuk mengunjungi kawasan Candi Borobudur maupun paket perjalanan untuk menyaksikan ajang MotoGP di Mandalika. Berbagai penawaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat wisatawan domestik untuk menjelajahi destinasi prioritas di Indonesia.
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, mengatakan partisipasi perusahaan dalam GATF 2026 menjadi momentum untuk memperluas pemasaran berbagai produk yang dimiliki anggota InJourney Group.
Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan transaksi, tetapi juga memperkuat citra dan daya tarik pariwisata Indonesia di kalangan wisatawan domestik.
Melalui kehadiran di GATF 2026, InJourney Group berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih terintegrasi. Mulai dari akses transportasi udara, layanan bandara, akomodasi, hingga pengalaman di destinasi dapat dirangkai dalam satu pilihan perjalanan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata domestik sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata nasional melalui kolaborasi antar-BUMN di sektor aviasi dan pariwisata.


Tinggalkan Balasan