Jadi, istilah ini sebenarnya sama dengan aktivitas lain yang bertujuan menghilangkan kepenatan. Tetapi, makin lama kegiatan orang-orang yang punya waktu luang ini sering diisi dengan aksi kejahatan di jalanan.

Bahkan, pelaku yang tertangkap ini kebanyakan adalah pemuda atau pelajar. Sehingga, ini membuat arti dari istilah ini mengalami pergeseran menjadi aktivitas kejahatan yang sangat identik dengan remaja dan senjata tajam.

Perlu diketahui, setelah kasus aksi kriminal jalanan di Yogyakarta viral di media sosial, istilah ini kembali menjadi perhatian masyarakat.

Sebenarnya, kasus ini bukan hanya terjadi di Yogyakarta, tapi juga kawasan sekitarnya, seperti Magelang dan Semarang.

Setelah fenomena ini menjadi isu nasional, banyak orang yang tinggal jauh dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah ini menjadi penasaran dengan arti klitih.

Jika dilihat dalam fenomena tersebut, pelaku klitih ini melakukan sebuah perundungan pada korban secara fisik hingga sampai menyerang dengan senjata tajam.