3. Membatasi konsumsi kafein
Kafein dapat mempengaruhi tekanan darah.
Bagi yang jarang mengonsumsi produk berkafein, seperti kopi, teh, cokelat, soda, dan minuman berenergi, konsumsi kafein dapat meningkatkan tekanan darah hingga 10 mm Hg.
Penting untuk mempertimbangkan efek jangka panjang konsumsi kafein pada tekanan darah.
4. Menambah asupan magnesium
Makan makanan yang kaya magnesium dapat membantu menurunkan tensi secara alami.
Magnesium membantu menjaga pembuluh darah tetap rileks.
Sumber magnesium meliputi sayuran, susu, kacang-kacangan, ayam, dan biji-bijian.
5. Mengonsumsi makanan kaya kalium
Kalium juga dapat membantu menurunkan tensi tinggi dengan mengikat natrium dan melancarkan peredaran darah.
Beberapa makanan tinggi kalium yang dapat membantu menurunkan darah tinggi antara lain bayam, kangkung, kale, tomat, kentang, melon, pisang, alpukat, jeruk, susu, yoghurt, tuna, salmon, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
6. Biasakan mengonsumsi beri-berian
Buah beri seperti stroberi, blueberry, rasberry, dan blackberry mengandung senyawa alami polifenol yang baik untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko stroke, dan menurunkan tekanan darah tinggi.
- apa itu
- berat badan ideal
- buah sirsak
- Cara
- cara cepat menurunkan berat badan
- cara mencegah darah tinggi
- darah tinggi
- diet
- diet tanpa olahraga
- gejala hipertensi
- hipertensi
- ilmu kesehatan
- Indonesia
- Kesehatan
- liburan
- lifehack
- lifestyle
- Maag
- Meditasi
- olahraga
- penyakit
- Pilates
- sel kanker
- Skipping
- Stres
- TikTok
- Tips
- tips diet
- tips kecantikan
- Travelling
- Tutorial
- Viral
- Yoga
Tinggalkan Balasan