Hukum melaksanakan kurban menjadi wajib bagi orang yang mampu atau memiliki keluasan rezeki untuk berqurban di hari Idul Adha. “Sesungguhnya Kami telah memberikan nikmat yang banyak. Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.” (QS Al-Kautsar)

Perayaan Hari Raya Idul Adha ini diperintahkan berlangsung selama 4 hari, yakni sejak Maghrib pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) sampai hari raya ‘Id (10 Dzulhijjah), disambung 3 hari tasyrik.

Sejarah Idul Adha

Sejarah Idul Adha adalah sejarah pengorbanan Nabi Ibrahim a.s. Kisahnya berawal ketika Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah Swt. untuk menempatkan istrinya, Hajar, bersama anaknya, Ismail, yang saat itu masih menyusu. Hajar dan Ismail ditempatkan di suatu lembah yang tandus dan gersang tanpa tumbuh sebatang pohon pun. Lembah itu sunyi dan sepi, tanpa penghuni seorangpun. Nabi Ibrahim sendiri tidak tahu maksud sebenarnya dari wahyu Allah yang menyuruh menempatkan istri dan putranya yang masih bayi itu di tempat paling asing, sekitar 1600 KM dari negaranya sendiri, Palestina. Namun, baik Nabi Ibrahim maupun istrinya Siti Hajar menerima perintah itu dengan ikhlas dan penuh tawakkal.