hainews.co.id, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) melalui kegiatan “Syngenta Goes to Campus”. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus membuka akses karier bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Polbangtan Gowa tersebut menghadirkan narasumber dari Syngenta Indonesia dan akademisi, di antaranya Letran Silalahi, Narendra Widyanto, Teguh Wicaksono, Wakil Direktur III Polbangtan Gowa Kisman A. Arsyad serta Ketua Jurusan Pertanian Kaharuddin
Program diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polbangtan Gowa dan Syngenta Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing. Penandatanganan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sesi pemaparan materi, sharing session, kuis interaktif, serta diskusi bersama peserta.
Ruang lingkup kerja sama meliputi pelibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran, program magang dan praktik kerja lapangan (PKL), penyusunan dan evaluasi kurikulum, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, kuliah tamu, kunjungan industri, hingga rekrutmen tenaga kerja.
Wakil Direktur III Polbangtan Gowa. Kisman A. Arsyad., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Syngenta. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh wawasan industri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Kolaborasi dengan dunia industri merupakan langkah strategis untuk memastikan lulusan Polbangtan Gowa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, alumni, dan pengembangan sektor pertanian nasional,” ujarnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sinergi antara pendidikan vokasi dan industri menjadi langkah penting dalam mencetak generasi muda pertanian yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pertanian modern.
“Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan transfer teknologi dan inovasi pertanian, tetapi juga membuka akses karier bagi mahasiswa dan alumni. Ke depan, kita membutuhkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengakselerasi transformasi pertanian menuju swasembada pangan dan pertanian yang maju, mandiri, serta modern,” kata Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa kolaborasi dengan industri merupakan bagian penting dalam mencetak SDM pertanian yang unggul dan siap kerja.
“Melalui Syngenta Goes to Campus, kami ingin memastikan lulusan Polbangtan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi kunci dalam menyiapkan SDM pertanian yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin menilai kegiatan ini sebagai sarana strategis untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri pertanian modern.
Dalam sesi pemaparan, tim Syngenta memperkenalkan profil perusahaan, budaya kerja, perkembangan agribisnis global, serta berbagai peluang karier yang dapat diakses mahasiswa dan alumni. Peserta juga mendapatkan informasi mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri dan tahapan seleksi rekrutmen perusahaan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Selain memperoleh informasi mengenai dunia kerja, mahasiswa dan alumni memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi langsung dengan praktisi industri dan memperluas jejaring profesional.
Melalui kegiatan ini, Polbangtan Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun link and match antara pendidikan vokasi dan industri. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia pertanian yang unggul, profesional, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.


Tinggalkan Balasan