Stratifikasi sosial yang disengaja dapat disusun guna mencapai tujuan tertentu seperti pembagian kekuasaan dan wewenang, sedangkan stratifikasi sosial yang tidak disengaja contohnya yaitu pada tingkat usia, jenis kelamin, sifat keaslian keanggotaan kerabat dalam masyarakat, kepemilikan harta benda, ataupun perbedaan kepandaian.

Pada lingkungan sosial di masyarakat, terdapat stratifikasi sosial yang bersifat tertutup. Stratifikasi sosial tertutup menentukan kedudukan seseorang pada suatu lapisan strata berdasarkan kelahiran.

Stratifikasi ini memiliki pembatasan sehingga tidak memungkinkan seseorang untuk pindah ke lapisan sosial lainnya.

Karakteristik dalam stratifikasi sosial tertutup yaitu:

  1. Sebagai jalan utama dan satu-satunya untuk masuk menjadi bagian anggota lapisan ini hanya melalui kelahiran
  2. Sistem tertutup dapat kita jumpai pada masyarakat yang lapisannya tergantung pada perbedaan-perbedaan sosial, masyarakat yang menerapkan sistem kasta, dan masyarakat feudal.

Stratifikasi sosial tertutup ini tampak pada kelas masyarakat di India. Di sana masyarakat dibagi menjadi beberapa kasta seperti kasta brahmana (pendeta), ksatria (bangsawan dan raja), waisya (pedagang dan pegawai pemerintah), dan sudra (petani).