hainews.co.id – Kemacetan Jakarta yang semakin padat mengubah cara warga ibu kota merawat diri. Alih-alih menghabiskan satu hingga dua jam perjalanan menuju spa atau tempat pijat, kini semakin banyak warga khususnya di kawasan Jakarta Timur yang memilih layanan massage panggilan: terapis profesional yang datang langsung ke rumah, kos, atau apartemen.
Fenomena ini terasa di kawasan padat aktivitas seperti Rawamangun, Duren Sawit, Jatinegara, Cawang, hingga Pulo Gadung. Pekerja kantoran yang pulang larut, ibu rumah tangga yang sulit meninggalkan rumah, hingga penghuni apartemen di sepanjang koridor Bekasi–Cawang menjadi pengguna terbesar layanan ini.
“Setelah seharian di jalan, rasanya berat harus keluar rumah lagi hanya untuk pijat. Dengan layanan panggilan, terapis yang datang kita tinggal menunggu di rumah,” ujar Rendi, karyawan swasta yang tinggal di kawasan Duren Sawit.
Berbeda dengan anggapan lama bahwa pijat panggilan identik dengan layanan seadanya, penyedia jasa yang serius kini datang dengan standar layaknya spa: matras khusus, handuk bersih, minyak aromaterapi, dan pilihan perawatan lengkap mulai dari pijat tradisional, refleksi kaki, hingga hot stone massage.
Salah satu penyedia yang melayani kawasan ini adalah Classic Spa & Massage, layanan massage panggilan yang telah beroperasi sejak 2019 dan mengantongi ratusan ulasan positif di Google. Menariknya, layanan semacam ini beroperasi 24 jam menjawab kebutuhan warga yang baru sempat merawat diri di atas jam sembilan malam.
Dari sisi biaya, tarif layanan massage panggilan di Jakarta Timur kini semakin terjangkau, dimulai dari sekitar Rp200 ribuan untuk sesi refleksi hingga Rp300–600 ribuan untuk perawatan premium seperti hot stone sudah termasuk transportasi terapis dan seluruh perlengkapan, tanpa biaya tambahan.
Para pelaku industri menyarankan konsumen untuk teliti sebelum memesan: pastikan penyedia memiliki ulasan Google yang bisa diverifikasi, harga yang transparan sejak awal, serta nomor kontak resmi. Hindari layanan yang tidak jelas identitasnya atau menawarkan harga yang tidak masuk akal.
Dengan gaya hidup urban yang semakin sibuk, tren perawatan datang kerumah diprediksi terus tumbuh bukan hanya untuk pijat, tetapi juga perawatan kecantikan dan kebugaran lainnya. Bagi warga Jakarta Timur, setidaknya kini ada satu alasan lebih sedikit untuk menembus macet.


Tinggalkan Balasan