hainews.co.id – SMPN 9 Denpasar, Bali, mencatat pencapaian dalam penerapan inklusi keuangan di lingkungan sekolah. Seluruh siswa di sekolah tersebut kini telah memiliki rekening bank pribadi, sehingga tingkat inklusi keuangannya mencapai 100 persen.
Pencapaian tersebut mendapat pengakuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali pada akhir Agustus 2026. Sebanyak 1.070 rekening tercatat telah dimiliki oleh para pelajar SMPN 9 Denpasar.
Kepemilikan rekening sejak usia sekolah dinilai dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus memperkenalkan pengelolaan keuangan secara langsung kepada generasi muda.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembukaan rekening. Para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai literasi keuangan sehingga mereka dapat memahami cara menggunakan layanan perbankan serta mengelola keuangan secara lebih bijak.
Pencapaian 100 persen inklusi keuangan tersebut terwujud melalui kerja sama SMPN 9 Denpasar dengan BUMD Bank BPD Bali.
Program tersebut menjadi bagian dari gerakan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan yang didorong regulator untuk memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi kalangan pelajar.
Selain akses terhadap rekening bank, edukasi finansial juga diberikan melalui berbagai program pembelajaran. Salah satunya adalah JA SparktheDream, yang diinisiasi PT FWD Insurance Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia.
Program tersebut bertujuan memperkuat pemahaman siswa mengenai pengelolaan keuangan sekaligus membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.
Atas implementasi program tersebut, SMPN 9 Denpasar menerima Kejar Award 2026 untuk kategori satuan pendidikan dengan implementasi terbaik.
Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman mengatakan pencapaian SMPN 9 Denpasar diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sekolah apabila didukung akses perbankan yang mudah dan edukasi yang berkelanjutan.
Dengan seluruh siswa memiliki rekening, sekolah tidak hanya memperkenalkan konsep menabung secara teoritis, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mempraktikkan pengelolaan keuangan sejak dini.
Keberhasilan SMPN 9 Denpasar diharapkan dapat mendorong lebih banyak sekolah di Indonesia menerapkan program serupa. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang lebih melek keuangan dan memiliki fondasi kemandirian finansial sejak bangku sekolah.


Tinggalkan Balasan