hainews.co.id – Universitas Bung Hatta secara resmi menerima empat calon mahasiswa baru melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) pada Jumat, 31 Juli 2026. Di saat yang bersamaan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua juga menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sinergi dengan perguruan tinggi di wilayahnya.

Langkah ini menjadi krusial bagi pemerataan akses pendidikan tinggi dan pengembangan kompetensi generasi muda di Indonesia. Melalui program-program ini, mahasiswa dari daerah afirmasi mendapatkan kesempatan belajar yang lebih luas, sementara mahasiswa lainnya memperoleh akses praktik kerja nyata yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional sebelum mereka lulus.

Ringkasan cepat

  • Universitas Bung Hatta menerima empat mahasiswa asal Papua dan Papua Barat Daya melalui Program ADIK 2026.
  • Kanwil Ditjenpas Papua membuka ruang kolaborasi magang bagi mahasiswa untuk menerapkan teori ke dalam praktik kerja.
  • Sinergi ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan mendukung pencapaian SDG 4 terkait pendidikan berkualitas.

Komitmen Universitas Bung Hatta dalam Program ADIK

Universitas Bung Hatta terus menunjukkan dedikasinya dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi nasional. Sejak tahun 2019, universitas ini telah menjadi penyelenggara Program ADIK dan hingga tahun 2026, tercatat ada 19 mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan di berbagai program studi.

Keempat mahasiswa baru tahun 2026 berasal dari Kabupaten Mimika, Maybrat, dan Manokwari Selatan. Pihak universitas telah menyiapkan layanan akademik serta pembinaan kemahasiswaan agar para mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik dan berkembang secara akademik maupun karakter.

Sinergi Pengembangan Kompetensi di Papua

Di sisi lain, Kanwil Ditjenpas Papua berkomitmen menjadi ruang belajar bagi mahasiswa melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Papua, Bambang Hendra Setyawan, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan investasi untuk menyiapkan lulusan yang memiliki integritas dan pengalaman kerja.

Mahasiswa yang terlibat dalam program ini mendapatkan kesempatan langsung mempelajari administrasi perkantoran hingga dinamika kerja di instansi pemerintah. Pengalaman praktis tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja profesional di masa depan.