hainews.co.id – Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip).

Memasuki penyelenggaraan kelima, GIIAS Semarang 2026 akan menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor serta 22 industri pendukung. Ajang ini menjadi salah satu sarana bagi pelaku industri otomotif untuk memperkenalkan produk, inovasi, dan teknologi terbaru kepada masyarakat Jawa Tengah.

Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara, mengatakan Jawa Tengah memiliki potensi besar bagi perkembangan industri otomotif nasional.

“Jawa Tengah memiliki peluang yang sangat besar bagi industri otomotif nasional. Data penjualan nasional menunjukkan bahwa hingga April 2026, Jawa Tengah berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 14.195 unit, atau menyumbang sekitar 5,1 persen dari total penjualan kendaraan secara nasional,” ujar Kukuh dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Sejumlah merek otomotif akan ambil bagian dalam GIIAS Semarang 2026. Merek tersebut mencakup BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, Wuling, serta Polytron untuk kategori sepeda motor.

Selain merek kendaraan, pameran juga menghadirkan 22 industri pendukung yang akan menampilkan berbagai produk dan layanan terkait sektor otomotif.

Kehadiran berbagai merek dan industri pendukung tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan serta informasi mengenai perkembangan teknologi otomotif kepada masyarakat Jawa Tengah.

GIIAS Semarang 2026 juga digelar di tengah perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah. Selain menjadi salah satu pasar otomotif nasional, wilayah tersebut juga mulai berkembang sebagai kawasan industri yang mendukung rantai pasok kendaraan listrik.

Salah satu investasi yang turut memperkuat sektor tersebut adalah investasi senilai Rp15 triliun di Kawasan Industri Kendal (KIK). Investasi tersebut diarahkan antara lain untuk pengembangan komponen kendaraan listrik, seperti baterai, ban, serta suku cadang kendaraan listrik komersial.

Perkembangan industri tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah, mulai dari manufaktur komponen hingga produk kendaraan.

Dengan dukungan pasar dan investasi industri, penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026 diharapkan dapat menjadi wadah pertemuan antara produsen, industri pendukung, dan konsumen sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi otomotif terbaru kepada masyarakat.