hainews.co.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan layanan emas atau bulion yang terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri. Melalui layanan ini, nasabah dapat membeli, menjual, mencicil, hingga mengambil emas fisik langsung melalui aplikasi tanpa perlu berpindah platform.
Peluncuran layanan tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Bank Mandiri. Hingga Agustus 2026, jumlah pengguna terdaftar Livin’ by Mandiri telah mencapai 42,1 juta pengguna.
Kehadiran layanan bulion ini sejalan dengan diperolehnya lisensi bullion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menurut Bank Mandiri menjadikannya bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh lisensi tersebut.
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, mengatakan pengembangan layanan emas digital dirancang untuk menjadi solusi perlindungan nilai dan akumulasi kekayaan yang aman serta mudah diakses masyarakat.
“Melalui layanan emas di Livin’ by Mandiri, kami tidak sekadar menyediakan etalase jual-beli emas digital. Kami menghadirkan solusi finansial end-to-end yang memberi kendali penuh bagi nasabah untuk merencanakan, mengelola, hingga mencairkan emas sesuai siklus kebutuhan hidup mereka, cukup dari satu genggaman,” kata Saptari dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).
Melalui layanan tersebut, nasabah dapat membuka rekening tabungan emas, melakukan transaksi jual beli, mencicil, menitipkan, hingga menarik emas fisik secara real-time selama 24 jam melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Tabungan Emas Bisa Dimulai dari Rp10.000
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah Tabungan Emas, yang memungkinkan nasabah memiliki rekening emas dengan pilihan produk dari sejumlah merek, yakni ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku.
Setoran awal Tabungan Emas dimulai dari 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Sementara itu, pembelian emas berikutnya dapat dilakukan mulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000.
Nasabah juga dapat melakukan transaksi jual beli emas secara real-time serta memantau pergerakan harga emas langsung melalui aplikasi. Fitur ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas dengan nominal relatif terjangkau.
Sediakan Fasilitas Cicilan Emas dan Penguncian Harga
Selain Tabungan Emas, Bank Mandiri menghadirkan fasilitas pembiayaan KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas) bagi nasabah yang ingin memiliki emas melalui mekanisme cicilan.
Fasilitas ini menawarkan skema bunga ringan dan cicilan yang kompetitif. Setelah cicilan dilunasi, emas yang dibeli akan menjadi saldo Tabungan Emas yang dapat ditransaksikan kembali, baik untuk dijual, dibeli, maupun diambil dalam bentuk fisik.
Bank Mandiri juga menyediakan fitur penguncian harga atau price lock sejak pengajuan pembiayaan. Dengan mekanisme ini, harga emas dikunci pada saat pengajuan sehingga nasabah dapat merencanakan kepemilikan emas secara lebih terukur.
Emas Digital Bisa Dicetak Menjadi Emas Fisik
Untuk melengkapi layanan emas digital, Bank Mandiri menghadirkan fitur Ambil Emas yang memungkinkan saldo Tabungan Emas dikonversi menjadi logam mulia batangan.
Pengambilan emas fisik dapat dilakukan melalui mesin Mandiri ATM Emas maupun jaringan kantor cabang Bank Mandiri, dengan pilihan yang disesuaikan berdasarkan jenis tabungan nasabah.
Untuk mengambil emas melalui ATM Emas, nasabah cukup membuka menu “Ambil Emas” di aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian memilih opsi pengambilan melalui ATM.
Selanjutnya, nasabah perlu memindai kode QR pada mesin Mandiri ATM Emas, mengikuti instruksi pada layar, memilih pecahan emas, dan memasukkan kode verifikasi. Setelah proses selesai, nasabah dapat mengambil emas fisik beserta struk transaksi.
Fitur tersebut memberikan alternatif bagi nasabah yang ingin menyimpan emas secara digital terlebih dahulu sebelum mengubahnya menjadi logam mulia fisik.
Bank Mandiri Siapkan Fitur Investasi Emas Lanjutan
Bank Mandiri juga menyiapkan sejumlah inovasi lanjutan untuk memperluas layanan emas digital di Livin’ by Mandiri.
Inovasi yang tengah disiapkan meliputi fitur Multiguna Emas untuk pengajuan pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk memfasilitasi investasi rutin, serta Transfer Emas yang memungkinkan nasabah mengirim emas kepada sesama pengguna Livin’ by Mandiri.
Pengembangan fitur tersebut diharapkan dapat memperluas fungsi emas digital, tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari pengelolaan keuangan dan perencanaan aset jangka panjang.
“Kami tidak sekadar berinovasi pada kelancaran transaksi, tetapi juga meredefinisi cara nasabah membangun dan melindungi kekayaan jangka panjang mereka, sejalan dengan semangat perseroan untuk terus Tumbuh Bersama, Majukan Indonesia,” pungkas Saptari.
Melalui integrasi layanan emas dalam Livin’ by Mandiri, perseroan memperkuat upaya pengembangan layanan keuangan digital yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai kebutuhan finansial dalam satu aplikasi.


Tinggalkan Balasan