hainews.co.id — Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) bersama Nestlé Indonesia memperkuat kolaborasi untuk mendorong peningkatan ekspor nasional, memperluas akses pasar internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan mendorong peningkatan ekspor produk olahan dan bahan baku berkualitas dari Indonesia ke pasar internasional.

Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran industri nasional dalam perdagangan global sekaligus meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia dan mendukung pertumbuhan sektor industri serta pertanian nasional.

Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan Kemendag dalam memperkuat kerja sama tersebut.

“Kami berterima kasih atas kolaborasi serta bimbingan Kementerian Perdagangan RI, di bawah kepemimpinan Bapak Budi Santoso. Kami berharap dapat terus memperkuat ekosistem industri dan pertanian nasional, menciptakan nilai tambah di dalam negeri, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Fajar.

Melalui kerja sama ini, Kemendag dan Nestlé Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam meningkatkan kontribusi produk Indonesia terhadap perdagangan internasional.

Penguatan ekspor produk olahan dan bahan baku berkualitas juga diharapkan mampu mendorong pengembangan industri dalam negeri, memperkuat keterkaitan sektor industri dan pertanian, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas penetrasi produk Indonesia di pasar global dan meningkatkan daya saing nasional secara berkelanjutan.