Perjalanan untuk mencapai tujuan rantauan biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga makanan rendang cocok untuk dijadikan bekal karena awet dan dapat bertahan lama.

Durasi masak rendang yang hingga berjam-jam lamanya ini merupakan ciri khas yang tidak dimiliki oleh kebanyakan masakan lainnya.

Ternyata, bagi masyarakat Minangkabau hal ini mempunyai nilai filosofi tersendiri, yaitu tentang kesabaran, kebijaksanaan dan juga ketulusan hati.

Asal-usul rendang ini telah diduga sudah ada sejak abad ke-16. Dimana pada saat itu masyarakat Minang yang ada di wilayah darat biasa melakukan perjalanan menuju Selat Malaka hingga ke Singapura.

Perjalanan tersebut akan melewati sungai dan biasanya akan memakan waktu sekitar satu bulan.

Saat melakukan perjalanan, sangat susah untuk menemukan sebuah perkampungan.

Oleh karena itu, para perantau tadi menyiapkan bekal yang dapat bertahan lama. Bekal yang mereka bawa tersebut adalah rendang.

Perlu diketahui, rendang menduduki peringkat pertama dalam World’s 50 Delicious Food menurut survei CNN International pada tahun 2011.