Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak terlalu terjebak dalam budaya flexing dan sebaiknya fokus pada pencapaian tujuan hidup yang lebih substansial dan berarti bagi diri kita sendiri dan orang lain.

Bahaya Flexing Bagi Kesehatan Mental

Flexing atau pamer kekayaan di media sosial dapat membawa bahaya serta dampak buruk pada kesehatan mental seseorang.

Ketika seseorang sering membandingkan dirinya dengan orang lain yang tampak lebih sukses dan kaya, hal ini dapat menimbulkan perasaan tidak puas dan rendah diri. Hal ini dapat memicu rasa cemas, stres, dan depresi.

Tak hanya itu, bahaya flexing juga dapat memicu keinginan untuk terus membeli barang-barang yang tidak perlu hanya untuk menunjukkan kekayaan dan status sosial.

Hal ini dapat membuat seseorang terjebak dalam siklus hutang dan keuangan yang tidak sehat.

Selain itu, terlalu memfokuskan perhatian pada hal-hal materi juga dapat mengabaikan nilai-nilai kehidupan yang lebih berarti seperti hubungan sosial dan spiritual.

Hal ini dapat mengganggu keseimbangan hidup dan merusak kesehatan mental seseorang.