Gelar Festival Desa, INC: Skenario Membangun Ekonomi Kreatif

Festival Desa

Bertempat di Lapangan Samboja, Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu Creaticity Network (ICN), BEM Vokasi Universitas Indonesia, dan Patriot Desa Indramayu menyelenggarakan Festival Desa, pada Sabtu (08/10/2022).

Dengan tema “UMKM Berkualitas, Desa Berintegritas”, Festival ini merupakan aksi nyata untuk menggeliatkan serta menumbuhkan perekonomian usaha mikro kecil pada sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang terdampak pandemi Covid-19.

Festival Desa tersebut secara resmi dibuka oleh Bapak H. Suwenda, S.Sos., M.Si. selaku Staf Ahli Bidang Perekonomian Bupati Indramayu, yang menyampaikan bahwa pentingnya peningkatan kapastitas bagi para Pelaku Usaha setempat untuk bisa mengembangkan akses pasar online.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan. Dikatakannya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha. Selain itu turut mendukung upaya Pemkab Indramayu dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM dengan program Kurcilnya,” kata Suwenda.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak H. Jahirin Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu, Kabid Ekraf Bapak Rastio Perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu, Perwakilan Ikatan Alumni Vokasi UI, Dosen Program Vokasi UI, Kepala Desa Eretan Kulon, Ketua BUMDes Bisa Maju Desa Eretan Kulon, Ketua UMKM Millenial Indramayu, serta Sponsor dan Media Partner.

Wakil Ketua Indramayu Creaticity Network (ICN) Fayyaz Mumtaz Khairi Wardhana mengatakan, dalam kegiatan Festival Desa ini merupakan kerjasama kolaborasi dengan BEM Vokasi UI dan Patriot Desa Jawa Barat, semakin banyak pihak yang mulai melirik sektor ekonomi kreatif. Terbukti tema yang diusung pada hari jadi Indramayu yang ke 495 ini adalah pulih dan bangkit pasca covid-19 dengan ketahanan pangan, budaya dan ekonomi kreatif.

Ditempat lain Koordinator Patriot Desa Jawa Barat di Indramayu menyampaikan, “kerjasama ini sebagai bentuk dukungan terhadap BEM Vokasi UI dalam upaya memberdayakan UMKM di Kabupaten Indramayu, salah satunya Desa Eretan Kulon. Program ini selaras dengan Patriot Desa yang merupakan program Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam upaya pengembangan sektor ekonomi kreatif,” kata Hilmi.

Banyak warga yang antusias dan berdatangan ke Lapangan Semboja saat Lomba Bakat dan Kreativitas Siswa SD di Eretan Kulon berlangsung.

Selain menghadirkan Bazaar Usaha Ekraf subsektor kuliner, gelar tari topeng khas dermayon, doorprize, hiburan musik lokal, dan telusur kawasan rintisan ekowisata, kegiatan ini juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga sekitar.

Dengan hadirnya Festival Desa ini, diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengenalkan beragam produk olahan para Pelaku Usaha Desa Eretan Kulon ke masyarakat luas. (***)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *