hainews.co.id – Dunia musik internasional berduka. Legenda musik country asal Amerika Serikat, Dolly Parton, meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, di usia 80 tahun.
Parton mengembuskan napas terakhir di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee, setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker. Pihak perwakilan keluarga menyebut sang penyanyi meninggal dunia dalam keadaan dikelilingi keluarga dan orang-orang terkasih.
Kabar meninggalnya Parton pertama kali disampaikan oleh keponakannya, Bryan Seaver. Pihak manajemen kemudian mengonfirmasi bahwa penyanyi yang dikenal sebagai salah satu ikon terbesar musik country tersebut meninggal setelah menghadapi penyakit kanker dalam waktu singkat.
Jenis kanker yang diderita Parton tidak diungkapkan kepada publik. Sebelum kepergiannya, kondisi kesehatan Parton memang sempat menjadi perhatian setelah sejumlah agenda dan penampilannya ditunda karena masalah kesehatan.
Kepergian Dolly Parton menandai berakhirnya salah satu karier paling berpengaruh dalam sejarah musik country. Selama hampir enam dekade berkarya, Parton tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga sebagai penulis lagu, aktris, pengusaha, dan filantropis.
Sejumlah lagunya menjadi karya klasik yang melampaui generasi. “Jolene”, “9 to 5”, dan “I Will Always Love You” merupakan beberapa karya yang membuat namanya dikenal luas di seluruh dunia. Lagu “I Will Always Love You” bahkan kembali meraih popularitas global setelah dinyanyikan Whitney Houston untuk film The Bodyguard.
Parton dikenal memiliki kemampuan kuat dalam mengubah pengalaman personal menjadi cerita melalui musik. Lirik-liriknya yang emosional, dipadukan dengan karakter vokal dan penampilan khasnya, membuat karya-karyanya tetap relevan hingga puluhan tahun setelah pertama kali dirilis.
Sepanjang kariernya, Parton juga meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Grammy Awards. Ia tercatat menjual lebih dari 100 juta rekaman dan menghasilkan ribuan lagu sepanjang perjalanan kariernya.
Pengaruh Dolly Parton tidak berhenti di dunia hiburan. Ia juga dikenal luas melalui aktivitas filantropinya.
Salah satu warisan terbesarnya adalah Imagination Library, program literasi yang menyediakan buku bagi anak-anak. Program tersebut berkembang menjadi inisiatif internasional dan telah mendistribusikan ratusan juta buku kepada anak-anak.
Parton juga pernah memberikan sumbangan besar untuk penelitian vaksin Covid-19. Kontribusinya sebesar 1 juta dolar AS kepada Vanderbilt University pada 2020 turut mendukung penelitian yang kemudian berhubungan dengan pengembangan vaksin Moderna.
Di luar musik dan kegiatan sosial, Parton juga membangun kerajaan bisnis dan hiburan melalui Dollywood, taman hiburan di Tennessee yang menjadi salah satu bagian penting dari warisan yang ditinggalkannya.
Kepergian Dolly Parton pun meninggalkan ruang besar dalam industri musik dunia. Namun, suara, cerita, dan karya yang ia ciptakan selama puluhan tahun diperkirakan akan terus hidup dan dinikmati oleh generasi-generasi berikutnya.
Bagi penggemarnya, lagu-lagu seperti “Jolene”, “9 to 5”, dan “I Will Always Love You” kini bukan sekadar karya musik, tetapi juga menjadi bagian dari cara dunia mengenang sosok yang telah memberi warna besar bagi musik dan budaya populer.


Tinggalkan Balasan