Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa? Ini Menurut Islam dan Segi Kesehatan

Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa
Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa (Foto:Canva)

Apakah ibu hamil boleh puasa? Berpuasa merupakan salah satu kewajiban bagi umat Muslim yang sehat dan mampu melakukannya. Namun, bagi ibu hamil, keputusan untuk berpuasa selama bulan Ramadhan harus dipertimbangkan dengan hati-hati.

Menurut hukum agama Islam, ibu hamil diberikan keringanan untuk tidak menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan jika terdapat kekhawatiran bahwa hal tersebut akan berdampak buruk pada kesehatannya dan janin yang sedang dikandung.

Hal ini diperkuat dengan salah satu hadist dari HR. Abu Daud, dishahihkan oleh Al-Albany dalam Kitab Irwa’ul Ghalil, yang menyatakan bahwa ibu hamil dan menyusui, jika keduanya merasa membahayakan anak-anak mereka, maka mereka diperbolehkan untuk berbuka dan sebagai gantinya memberi makan orang miskin sebagai pengganti puasa.

Dalam hal ini, ibu hamil yang memutuskan untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadhan masih wajib mengganti amalan puasanya pada waktu yang tepat dengan meng-qodho’ puasa atau membayar fidyah di hari-hari setelahnya.

Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa menurut Segi Kesehatan?

Menurut para ahli kesehatan, ibu hamil yang mengalami kehamilan normal dan sehat dapat berpuasa selama bulan Ramadan.

Namun, hal ini harus didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan dan diawasi dengan ketat selama bulan puasa.

Penting untuk diingat bahwa kesehatan ibu dan bayi harus menjadi prioritas utama. Jika ibu hamil mengalami kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan khusus seperti diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, atau masalah kesehatan lainnya, maka berpuasa selama bulan Ramadan mungkin tidak dianjurkan.

Selain itu, ibu hamil juga harus memperhatikan asupan nutrisi yang cukup dan teratur selama bulan Ramadhan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi pada saat sahur dan berbuka puasa.

Namun, keputusan untuk berpuasa atau tidak tetap menjadi hak dan tanggung jawab ibu hamil, dengan catatan bahwa kesehatan dirinya dan janin dalam kandungannya harus diutamakan.

Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi dengan dokter kandungannya sebelum memutuskan untuk  berpuasa di bulan Ramadhan.

Jadi, keputusan untuk berpuasa selama bulan Ramadhan harus dipertimbangkan dengan hati-hati oleh ibu hamil.

Jika ibu hamil mengalami kehamilan normal dan sehat, maka berpuasa selama bulan puasa dapat dilakukan dengan pengawasan yang ketat dari dokter kandungan.

Namun, kesehatan ibu dan bayi harus menjadi prioritas utama, sehingga keputusan akhir harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu hamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *