Gunung Mauna Loa, Cek Faktanya Di Sini

Fakta Tentang Gunung Mauna Loa
Fakta Tentang Gunung Mauna Loa (Foto:Canva)

Gunung Mauna Loa merupakan salah satu gunung berapi yang terletak di Hawaii, Amerika Serikat. Lebih tepatnya gunung Mauna Loa terletak di pulau paling selatan di Kepulauan Hawaii. Gunung ini terletak tepat di utara gunung berapi Kilauea.

Gunung ini bukan yang tertinggi, tapi yang terbesar serta membentuk sekitar setengah dari daratan pulau. Berikut fakta Mauna Loa di Hawaii yang baru-baru ini meletus:

1. Arti Gunung Mauna Loa

Dilansir dari usgs.gov, dalam bahasa Hawaii Mauna Loa memiliki arti Gunung Panjang. Hal ini dikarenakan bagian subaerial (di atas permukaan laut) dari gunung berapi memanjang sekitar 120 km (75 mil) dari ujung selatan Pulau Hawai’i melintasi puncak gunung berapi sampai garis pantai timur dekat Hilo.

Selain itu Aliran lava Mauna Loa juga telah maju ke utara-barat laut mencapai lautan di Kholo dan PUAKU di pantai Kona Utara pulau tersebut.

2. Sejarah Letusan Mauna Loa

Ahli geologi telah memetakan setidaknya ada 33 lubang radial di sektor utara dan barat gunung berapi. Artinya lava dapat meletus dari berbagai sektor gunung berapi ini selain zona keretakan dan area puncak.

Bahkan beberapa kali aliran lavanya sampai mencapai laut. Sejak tahun 1843, Mauna Loa telah meletus sebanyak 33 kali, dengan rata-rata satu kali erupsi setiap 5 tahun.

3. Gunung Terbesar di Dunia

Gunung ini mencakup lebih dari setengah luas Pulau Hawaii bahkan lebih besar dari gabungan semua Kepulauan Hawaii lainnya.

Gunung ini sebagai gunung api terbesar di dunia dengan ketinggian sekitar 4.170 m (13.680 kaki) di atas Samudera Pasifik.

Sedangkan keseluruhan badan gunung Mauna Loa ada yang terendam di dalam air laut yaitu 5.000 m (16.400 kaki) hingga dasar laut.

Dengan demikian dari dasar hingga puncak, Mauna Loa memiliki tinggi lebih dari 17.000 m (56.000 kaki) sejak awal meletusnya. Massa gunung Mauna Loa 8.000 m (26.250 kaki) serta perkiraan volume sekitar 18.000 mil kubik (75.000 km3)

4. Usia Mauna Loa

Gunung ini mulai meletus antara 700.000 sampai 1.000.000 tahun yang lalu tetapi yang dapat dipantau baru 200 tahun terakhir. Gunung Mauna Loa terakhir meletus 38 tahun lalu

5. Tipe letusan Mauna Loa

Puncak gunung ini tidak terlihat meruncing dan mirip seperti perisai atau tameng. Gunung ini tercipta karena magma yang keluar saat erupsi bersifat sangat encer.

Sehingga lava pijar dapat mengalir dan menyebar di wilayah yang luas. Sifat erupsi Mauna Loa adalah efusif karena letak dapur magmanya dangkal dan tekanan gas magmatiknya tidak terlalu kuat.

Namun ada bukti geologi yang memperlihatkan Mauna Loa pun pernah mengalami letusan eksplosif dalam 1.000 hingga 300 tahun terakhir.

Ahli geologi menemukan beberapa batuan super besar berdiameter 2,2 m dan beratnya lebih dari 17.000 kg di empat lokasi. Menurut ahli, 4 situs ini mewakili tiga letusan eksplosif yang terpisah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *