hainews.co.id – Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026. Peringatan tahunan tersebut dilaksanakan melalui upacara di berbagai instansi pemerintahan, kepolisian, dan lembaga negara di sejumlah daerah sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema tersebut menjadi pesan kebangsaan untuk memperkuat persatuan serta mendorong penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan rangkaian peristiwa politik dan kekerasan yang berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 1965. Tanggal 1 Oktober kemudian menjadi momentum untuk mengenang para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa tersebut dan kini diabadikan dalam sejarah nasional, termasuk melalui Monumen Pancasila Sakti.

Peringatan 1 Oktober juga memiliki konteks yang berbeda dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni. Jika 1 Juni berkaitan dengan sejarah lahirnya gagasan Pancasila, Hari Kesaktian Pancasila menekankan keteguhan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Di Aceh Barat, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dipimpin Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil. Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta sejumlah elemen masyarakat.

Dalam upacara tersebut, nilai-nilai Pancasila ditekankan sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semangat persatuan dan gotong royong juga menjadi bagian penting dalam mengimplementasikan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, di Banggai, Kapolresta Banggai Kombes Pol. Hendri Yulianto memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolres Banggai. Upacara tersebut diikuti jajaran kepolisian sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa sekaligus penguatan nilai persatuan dan kebangsaan.

Hendri mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi kesempatan bagi seluruh personel untuk memahami kembali sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan bernegara.

“Melalui upacara ini kita dapat belajar tentang sejarah Indonesia, perjuangan pahlawan dan nilai-nilai Pancasila yang menjadi pondasi negara yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di berbagai daerah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.