hainews.co.id, Pinrang – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat mekanisasi pertanian guna mempercepat swasembada pangan nasional. Salah satunya melalui penyaluran lima unit Combine Harvester Besar (CHB) kepada Brigade Pangan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Bantuan tersebut diserahkan pada Rabu (29/7/2026) di Gudang Kelurahan Laleng Bata, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang. Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kementan Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus memperkuat layanan mekanisasi di lapangan.
Lima unit CHB disalurkan kepada Brigade Pangan Pelita, Brigade Pangan Nusantara, Brigade Pangan Madeceng, Brigade Pangan Generasi Lasinrang, dan Brigade Pangan Duppa Mata.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudy, kepada masing-masing koordinator Brigade Pangan.

Penyerahan turut disaksikan Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Plt. Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Sartika Juwita.
Penyaluran CHB merupakan langkah Kementan mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alsintan yang efektif dan efisien. Penggunaan mesin panen modern diharapkan mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil, menekan biaya operasional, serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan mekanisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing pertanian nasional.
“Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan mekanisasi pertanian agar proses budidaya hingga panen semakin efisien. Penguatan Brigade Pangan melalui dukungan alsintan modern menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan Brigade Pangan memiliki peran strategis dalam menggerakkan modernisasi pertanian melalui penerapan inovasi dan mekanisasi di tingkat lapangan.
“Brigade Pangan merupakan penggerak utama modernisasi pertanian sekaligus pilar penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Idha.
Senada, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, mengatakan Brigade Pangan menjadi bagian penting dalam percepatan swasembada pangan. Brigade Pangan diharapkan mampu mengelola lahan secara profesional dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas, dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Plt. Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, berharap bantuan CHB dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat layanan mekanisasi bagi petani di Kabupaten Pinrang.
“Bantuan Combine Harvester Besar ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Brigade Pangan sehingga pelayanan panen kepada petani menjadi lebih cepat dan efisien, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pinrang. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Brigade Pangan menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan,” ujarnya.
Melalui penyaluran bantuan alsintan ini, Kementan berharap kapasitas Brigade Pangan semakin kuat dalam memberikan layanan mekanisasi pertanian. Optimalisasi CHB diharapkan meningkatkan efisiensi panen sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pangan menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat pangan.


Tinggalkan Balasan