hainews.co.id – Tim voli putra Indonesia harus mengakhiri perjuangannya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempati peringkat ke-12. Hasil tersebut diraih setelah tim Merah Putih kalah dari Kazakhstan dengan skor 1-3 (25-23, 23-25, 18-25, 20-25) dalam pertandingan perebutan peringkat 9-12 di Park Arena, Komaki, Jepang, Sabtu.
Indonesia mengawali pertandingan dengan cukup meyakinkan. Tim asuhan pelatih Reidel Toiran mampu mengamankan set pertama melalui persaingan ketat dan menang 25-23.
Kazakhstan kemudian memberikan respons pada set kedua. Kedua tim kembali terlibat dalam persaingan ketat, tetapi Kazakhstan berhasil merebut set tersebut dengan skor 25-23. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1.
Memasuki set ketiga, permainan Kazakhstan semakin dominan. Mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan mengamankan kemenangan 25-18.
Indonesia berupaya bangkit pada set keempat, tetapi Kazakhstan kembali mampu meredam perlawanan tim Merah Putih. Kazakhstan menutup set tersebut dengan kemenangan 25-20 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Secara statistik, kedua tim sebenarnya memperoleh poin dari kesalahan lawan dalam jumlah yang relatif berimbang. Kazakhstan mendapatkan 31 poin dari kesalahan Indonesia, sedangkan Indonesia meraih 32 poin dari kesalahan lawan.
Namun, Kazakhstan unggul dalam total perolehan poin dengan 98 poin berbanding 86 poin milik Indonesia.
Keunggulan Kazakhstan juga terlihat dalam efektivitas serangan. Mereka mencatat 53 spike sukses dari 96 percobaan dengan efektivitas 56 persen. Sementara Indonesia menghasilkan 47 spike sukses dari 95 percobaan atau memiliki efektivitas 50 persen.
Pada sektor servis, Kazakhstan kembali lebih unggul. Mereka mampu menghasilkan empat poin langsung melalui servis, sedangkan Indonesia hanya mencatat satu poin.
Meski harus mengakui keunggulan Kazakhstan, Indonesia memiliki catatan positif dalam sejumlah aspek permainan.
Tim Merah Putih mencatat 76 reception, lebih banyak dibandingkan Kazakhstan yang membukukan 70 reception.
Indonesia juga lebih efektif dalam melakukan blok. Dari 42 percobaan, tim Merah Putih menghasilkan 10 poin dengan efektivitas 24 persen. Kazakhstan mencatat enam poin blok dari 47 percobaan atau efektivitas 13 persen.
Namun, Kazakhstan lebih baik dalam menyelamatkan bola dari serangan lawan. Mereka mencatat 18 dig dari 33 percobaan dengan efektivitas 55 persen. Indonesia menghasilkan 15 dig dari 34 percobaan atau 45 persen.
Kekalahan dari Kazakhstan membuat Indonesia harus puas menempati posisi ke-12 dalam persaingan voli putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.


Tinggalkan Balasan